Lewat pertarungan yang cukup menegangkan, Persib Bandung akhirnya bisa meraih kemenangan 1-0 (0-0) atas Arema Indonesia, pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Minggu (14/3). Gol tunggal kemenangan Persib dicetak melalui tandukan Cristian Gonzales pada menit ke-65. Berkat tambahan tiga angka itu, Persib kembali ke peringkat empat dengan mengumpulkan nilai 39 dari 22 pertandingan, sekaligus memperpendek jarak dengan Arema menjadi tinggal 9 poin. Meski kalah, Arema tetap kokoh di puncak klasemen dengan mengumpulkan nilai 48. Kemenangan yang diraih pada saat Persib merayakan hari jadinya yang ke-77 itu, langsung disambut pesta pora sekitar puluhan ribu bobotoh yang membeludak hingga ke pinggir lapangan. Para pemain, pelatih, dan seluruh ofisial tim Persib pun larut dalam pesta pora tersebut. Usai pertandingan, sejumlah ofisial tim Persib langsung melakukan sujud syukur, termasuk pelatih Jaya Hartono. "Ini pertandingan yang sangat menegangkan. Pertandingan berlangsung menarik. Kedua tim bermain sangat bagus," ujar Jaya, usai pertandingan. Secara terbuka, Jaya mengakui kemenangan yang diraih pasukannya dalam pertandingan kali ini lebih dikarenakan faktor keberuntungan. "Jujur, kita bisa menang karena faktor luck. Kita menang bukan lantaran Arema jelek, tapi keberuntungan lebih berpihak pada kita," tambahnya. Histeria menyambut kemenangan juga ditunjukkan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar. "Ini kemenangan yang sangat luar biasa. Kemenangan yang pantas dirayakan semua bobotoh," katanya. Pelatih Arema, Robert Rene Albert yang menyempatkan diri hadir di acara konferensi pers mengucapkan selamat atas kemenangan Persib. "Selamat unuk Persib atas kemenangan dari kami. Apalagi kemenangan itu diraih saat mereka berulang tahun," katanya. Kendati demikian, pelatih asal Belanda itu sempat memprotes situasi keamanan stadion karena ribuan penonton merangsek hingga bangku cadangan. "Pada babak kedua kita sebenarnya tidak mau melanjutkan pertandingan dengan alasan keamanan. Penonton yang hingga ke pinggir lapangan sangat membahayakan tim tamu. Tapi karena ada jaminan keamanan, kami akhirnya mau melanjutkan pertandingan. Manchester United dan Chelsea pun pasti tidak akan mau main jika situasinya seperti itu," kata Albert. Dapat perlawanan Mengawali permainan, Persib langsung mengambil inisiatif penyerangan. Baru berjalan satu menit, tendangan lemah Gonzales hanya membentur mistar gawang Arema yang dikawal penjaga gawang muda potensial, Kurnia Meiga Hermansyah. Tapi peluang berikutnya baru didapatkan Persib pada menit 24, ketika tendangan Atep masih bisa diamankan Kurnia Meiga. Pada menit 37, giliran Hilton Moreira yang mendapatkan peluang, tapi lagi-lagi belum membuahkan gol. Setelah terus tertekan, Arema mulai bangkit setelah melewati 35 menit. Pada menit 38, Arema berkesempatan membobol gawang Persib. Tapi tendangan Roman Chamelo masih bisa ditepis kiper Persib, Markus Horison Rihihina. Dua menit berselang, kiper yang tengah merayakan hari ulang tahunnya yang ke-29 itu, kembali menggagalkan peluang Arema melalui tendangan Noh Alam Shah. Hingga babak pertama usai, kedua tim gagal mencetak gol. Di babak kedua, tepatnya menit 51, Markus lagi-lagi tampil gemilang untuk menggagalkan tandukan Chamelo. Tak mau kalah dengan aksi Markus, Kurnia Meiga pun melakukan penyelamatan gemilang ketika menepis tendangan Hilton pada menit 55. Di tengah kesulitan membongkar pertahanan Arema, keberuntungan Persib akhirnya datang pada menit 65. Berawal dar sebuah tendangan penjuru yang dilakukan Eka Ramdani, bola ditanduk Nova Arianto. Setelah sempat membentur Pierre Njanka, bola memantul ke mistar gawang Arema. Bola pantulan mengarah ke kepala Gonzales yang langsung menanduknya untuk membobol gawang Kurnia Meiga. Pada menit 75, Persib nyaris menggandakan keunggulan, namun tendangan keras Hilton dari luar kotak penalti hanya mengenai mistar gawang bagian atas. Tiga menit kemudian, upaya Arema untuk menyamakan kedudukan kembali digagalkan Markus, saat ia menepis tendangan jarak dekat pemain asal Singapura, Muhammad Ridhuan. Hingga pertandingan usai, Persib berhasil mempertahankan keunggulannya. Sumber: Galamedia By: BP |
Persib Berpesta Pora
15 March 2010
Labels: Arema, Christian Gonzales, jaya hartono, Umuh Muchtar
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment