Tiket Palsu Masih Beredar

10 December 2009 SOREANG,(GM)-
Usaha Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persib Bandung untuk memberantas peredaran tiket palsu belum membuahkan hasil. Pasalnya menjelang pertandingan melawan Persijap Jepara di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Rabu (9/12), Panpel Persib masih menerima laporan dan pengaduan bobotoh dan calon penonton yang menjadi korban kasus tiket palsu ini.

Kemarin empat bobotoh asal Cimahi dan Cijerah secara resmi melaporkan telah tertipu membeli tiket palsu, berikut barang bukti beberapa lembar tiket tribun barat dan utara yang dibelinya. Pengaduan bobotoh itu langsung ditangani Bidang Keamanan Panpel Persib, Taspen Effendi.

Menurut pengakuan salah seorang korban, Yazid (16), ia dan rekannya, Putra (16) yang mengaku baru pertama kali datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan Persib, membeli tiket dari seorang pengendara sepeda motor yang menggunakan masker di jalan depan Stadion Si Jalak Harupat Soreang. Yazid mengatakan, dua lembar tiket tribun barat 1 itu dibelinya dengan harga Rp 50 ribu, masing-masing Rp 25 ribu.

"Saya membeli tiket di depan stadion. Motor penjualnya Jupiter dan orangnya menggunakan masker. Saya percaya saja, karena saya tidak tahu bentuk tiket yang asli," kata Yazid, korban asal Cimahi.

Diceritakan Yazid, ia tidak membeli tiket di loket-loket resmi yang disediakan Panpel Persib lantaran tidak kebagian. "Katanya sudah habis. Orang yang menjual tiket kepada saya juga bilang sudah habis. Karena ingin menonton Persib langsung, saya membeli saja," tuturnya.

Yazid mengetahui tiket yang dibelinya palsu ketika dirinya tidak bisa masuk ke stadion. Ia kemudian melaporkannya kepada petugas pintu dan menyerahkan tiket palsu yang dibelinya itu. "Ini pertama kali saya datang ke stadion. Karena itu, kalau sampai gagal nonton gara-gara membeli tiket palsu, saya sangat menyesal," kata Yazid yang diiyakan rekannya, Putra.

Karena keempat bobotoh tersebut dianggap sebagai korban dan telah punya niat baik melaporkan dan menyerahkan barang bukti, Panpel Persib tetap memberikan kesempatan kepada mereka untuk tetap menonton laga Persib kontra Persijap. "Mereka hanya korban. Sekarang (kemarin, red), mereka akan tetap kita izinkan masuk stadion. Tapi ke depan, bobotoh harus hati-hati kalau mau membeli tiket. Sebaiknya mereka memesan dan membeli di loket resmi," kata Taspen.

Peredaran tiket palsu sebenarnya sudah diketahui sejak pertandingan Persib melawan Persela Lamongan, 6 Desember lalu. Ketika itu, pemilik tiket palsu sempat diamankan aparat kepolisian berikut barang bukti. (B.82)**

Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger