Maung Bandung––julukan Persib–– menelan Persitara Jakarta Utara 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat. Dua gol Persib disarangkan Cucu Hidayat pada menit ke-17 dan Atep (52). Seremoni Persib disambut positif Manajer Umuh Moechtar. Kelegaan jelas terlihat di wajah Umuh. Sempat tertekan karena Persib harus tampil tanpa Cristian Gonzales,Hilton Moreira,Eka Ramdani, danAirlangga Sutjipto,Maung Bandungtetap tampil trengginas.
Para pemain yang selama ini dianggap sebagai kelas dua karena lebih banyak menjadi cadangan membuat Bobotoh pulang dengan menepuk dada. ’’Para pemain harus bisa membuktikan diri. Jika mereka dibutuhkan, harus bisa tampil bagus demi kemenangan Persib,”ungkapnya. Umuh menambahkan, sudah sepantasnya seluruh pemain saling berlomba membuktikan diri bisa tampil maksimal.
Sebab, kemenangan Maung Bandung akan membuat seluruh pihak,mulai Bobotoh hingga konsorsium percaya. Langkah manajemen Persib untuk menjadi profesional diyakini akan mudah jika seluruh pasukan Kota Kembang selalu tampil meyakinkan. Kemenangan kemarin diakui Umuh semakin mengukuhkan Persib untuk bisa melaju ke posisi puncak.Meski sempat menelan kekalahan dua kali, pada laga berikutnya Maung Bandung langsung mencuri poin dari lawan-lawannya.
’’Ini merupakan proses kami untuk bisa jadi juara. Ini target besar kami,” tandas pengusaha rekanan PT Pindad itu. Pelatih Persib Jaya Hartono juga tak bisa menyembunyikan senyumnya. ’’Saya bangga karena para pemain ternyata bisa membuktikan diri. ’’Semuanya luar biasa.Kepercayaan yang diberikan jajaran pelatih ternyata dimanfaatkan betul pemain,”tandasnya.
Sementara di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring,Palembang, SFC menunjukkan peningkatan grafik permainan. Setelah mengandaskan Persitara 3-2, Sabtu (21/11), kini giliran Pelita Jaya FC jadi korban dibekap 3-1. Laskar Wong Kito mampu membuka gol di menit ke-4 melalui Rahmat ’Poci’ Rivai. Tiga menit berselang Pelita sempat menyamakan kedudukan melalui Edison Fonseca.
Namun,SFC bisa kembali mengendalikan keadaan dan mencetak dua gol tambahan melalui Arif Suyono (38) dan Anoure Richad Obiora (81). Pelatih SFC Rahmad Darmawan mengatakan timnya lebih diuntungkan dari sisi kebugaran pemain. Namun, RD mengaku Pelita Jaya sempat tampil mengejutkan pada awal babak pertama. ’’Saya antisipasi mereka pakai 4-3-3 tapi ternyata (Pelatih Pelita) Fandi Ahmad memakai 4-4-2. Untung anak-anak bisa menyesuaikan strategi di lapangan,”tuturnya. (raka zaipul/iwan setiawan)
Sumber: SINDO
By: BP
0 comments:
Post a Comment