Berat Jika Pelatih Tak Jeli

24 November 2009

PERSIB melakoni partai kandang keduanya tanpa tiga pemain inti, Eka Ramdani, Hilton Moreira, dan Christian Gonzalez. Apalagi Airlangga Sucipto kemungkinannya tidak bisa dimainkan juga karena cedera. Otomatis tinggal mengandalkan Budi Sudarsono di lini depan.

Menurut saya, kehilangan tiga pemain sekaligus jangan dipandang sebagai sesuatu yang memberatkan. Di sinilah peran dari seorang pelatih. Di sini dituntut kejelian dari seorang pelatih untuk menerapkan strategi di saat tim tidak dalam kekuatan penuh.

Pelatih harus jeli menempatkan pemain di posisi yang ditinggalkan oleh tiga pemain inti tersebut. Sekarang ini eranya sepak bola moderen di mana tim jangan lagi tergantung pada satu-dua pemain saja. Sebuah tim dibangun dari kekuatan semua pemain, termasuk pemain pelapis.

Pelatih harus jeli memilih pemain pelapis yang sesuai dengan kebutuhan tim. Khususnya harus jeli dalam menempatkan gelandangnya sebagai striker. Saat melawan Pelita, proses gol pertama Persib lahir dari pergerakan dua gelandangnya, Atep dan Suchao. Jadi, melawan Persitara pemain di lini kedua harus bisa lebih maksimal lagi.

Selain itu, pemain pelapis yang akan diturunkan pelatih harus percaya diri. Jangan merasa bahwa dirinya hanya sebagai pemain pelapis. Inilah yang sering dirasakan oleh pemain pelapis Persib musim ini. Mereka harus berani membuktikan bahwa pemain pelapis kualitasnya tidak jauh berbeda dengan pemain inti.

Mengenai lini belakang, saya menilai masih harus ada perbaikan. Pemain belakang masih terlalu fokus kepada pemain lawan, bukan kepada bola. Seharusnya bisa fokus kepada pemain dan bola. Dengan pemain belakang yang dimiliki, seharusnya Persib bisa menjadi tim yang sulit dibobol lawan. Tinggal fokus dan koordinasi saja yang harus diperbaiki. (tor)


Sumber: Tribun Jabar

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger