KESAN indah. Itulah yang dirasakan oleh si anak hilang, Aji Nuprijal, saat menginjakan kakinya kembali di Stadion Sidolig, Senin (7/9) lalu, ketika dia mulai latihan kembali dengan rekan-rekannya. Dia kembali berseragam Persib usai merantau ke Persijap Jepara musim lalu.
Dirasakan indah karena namanya tidak menghilang dari hati para bobotoh. Buktinya, bobotoh mengerubunginya hanya untuk sekedar meminta tanda tangan atau berfoto dengan pemain belakang yang keluar masuk Persib ini.
Di saat sebagian pemain lainnya langsung bergegas masuk ke dalam mes, Aji tertahan di kerumunan bobotoh. Memang hari itu, harinya Aji. Bobotoh dari pinggir lapangan sudah menjadikan Aji sebagai target tanda tangan dan foto.
Tidak salah jika saat latihan usai digelar, mayoritas bobotoh langsung menyergap Aji.
Defender yang memilih nomor punggung 6 ini dengan ikhlas meladeni permintaan para bobotoh tanpa pamrih.
Latar belakang bobotoh melakukan hal itu tidak lain karena aksi memukau Aji saat memperkuat Persijap Jepara musim lalu. Lini pertahanan Persijap begitu kokoh dikawal oleh pemain berjuluk Si Rambo ini.
Sudah seminggu Si Rambo menjalani latihan bersama Persib. Selama seminggu itu stopper anyar Persib ini cukup serius mengikuti program latihan dari pelatih. Ia nampak begitu bersemangat mengikuti berbagai menu latihan yang diperintahkan sang arsitek. Pemain yang di musim lalu membela Persijap Jepara ini sadar, perlu tenaga ekstra keras untuk menyaingi nama-nama besar di lini belakang Maung Bandung.
"Saya tentu harus optimis dalam mengejar posisi inti di tim Persib.Pembuktian awal tentu di sesi latihan. Saya harus sebisa mungkinmeyakinkan pelatih, bahwa saya layak diperhitungkan masuk skuad inti,"paparnya.
Stopper kelahiran Bandung 26 Mei 1981 ini mengaku punya modal bagus
kembali memperkuat skuad Maung Bandung. Itu, adalah performa bagusnya
ketika membela Persijap di musim lalu. Perannya di lini belakang
Persijap tek tergantikan. Ia pun, berhasil menorehkan prestasi dengan
mencetak 3 gol.
Kondisi berbeda di Persib tentu disadari Aji. Selain bersaing dengan
pemain pemain kelas "wahid", Ia pun harus siap dengan ekspektasi besar
para bobotoh. Sebuah tantangan tersendiri, terangnya, dalam merebut
hati para suporter di Persib yang dikenal begitu fanatis.
Demi Persib, pemain bertinggi badan 178 CM ini rela menolak
tawaran kontrak dari Persikad Depok, Persijap Jepara dan PSPS Pekanbaru.
"Saya memang berharap bisa kembali ke Persib. Dan ketika dihubungi oleh Manajer
Persib, saya langsung memberikan respons positif. Padahal, saya sudah
mengikuti sesi latihan dan uji coba bersama Persikad,"lanjutnya.
Harapan Aji masuk tim inti, memang cukup berat. Sang Arsitek, Jaya
Hartono belum lama ini mengatakan tidak akan merubah komposisi pemain
di lini belakang. Kehadiran Chrisian Rene Martinez, bakal lebih
diperhitungkan sebagai trio lini belakang bersama Maman Abdurrahman
dan Nova Aryanto.
"Sebagai pemain saya tidak boleh pesimis. Saya harus optimis bisa bersaing dengan pemain belakang lainnya untuk mendapatkan tempat di posisi inti. Saya ke Persib siap untuk menjadi pemain inti dan kalau pun menjadi pelapis saya pun harus siap menerimanya," janji Si Rambo. (tor)
Sumber berita: Tribun Jabar
By: Balad Persib
0 comments:
Post a Comment