BANDUNG, TRIBUN - Persib memang telah mendapatkan suntikan dana segar sebesar Rp 20 miliar dari konsorsium pengusaha Bandung. Tapi dari dana sebesar itu sebagian besarnya justru dipergunakan Persib untuk penyelesaian kontrak pemain. Musim ini untuk belanja pemain, manajemen Persib menghabiskan dana sebesar Rp 13 miliar.
Anggaran kontrak pemain musim ini berkurang dari besaran anggaran kontrak Persib musim-musim sebelumnya. Pada musim yang lalu Persib menghabiskan anggaran sebesar Rp 13,77 miliar untuk kontrak pemain. Sementara dua musim sebelumnya, anggaran belanja pemain jauh lebih besar lagi yaitu 14,1 miliar.
Manajer Persib sekaligus Dirut PT PBB, H Umuh Muhtar, mengakui bahwa sebagian besar anggaran musim ini habis untuk mengikat seluruh pemain yang kini memperkuat Persib. "Memang untuk kontrak pemain musim ini, diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp 13 miliar. Dengan adanya suntikan dana ini, mudah-mudahan urusan kontrak pemain bisa sesegera mungkin terselesaikan," kata Umuh, kemarin.
Dengan demikian, manajemen Persib hanya mempunyai sisa anggaran sebesar Rp 7 miliar saja untuk dana operasional selama kompetisi berlangsung. Melihat dari besaran dana sisa tersebut, dikhawatirkan Persib akan kekurangan dana dipertengahan musim kompetisi.
Hal ini bisa dilihat dari perbandingan besaran dana operasional Persib pada musim lalu yang menghabiskan dana sebesar Rp 12 miliar untuk setengah putaran saja. Bahkan dua musim sebelumnya, Persib menghabiskan dana sebesar Rp 16 miliar untuk setengah putaran.
Meski dana operasional terbilang kecil, Umuh cukup yakin bahwa seluruh beban operasional Persib selama satu musim ini bisa mencukupi. "Anggaran musim ini memang lebih kecil dari musim-musim sebelumnya. Musim ini kita hanya mengandalkan dana sebesar Rp 20 miliar, sementara musim-musim sebelumnya lebih dari Rp 30 miliar. Tapi saya optimis bisa mengatasinya," jelas Umuh.
Mengenai rincian kontrak setiap pemain, Umuh masih enggan terbuka kepada wartawan demi etika profesional dan demi menjaga kondisi setiap pemain tetap kondusif.
"Mengenai nilai kontrak setiap pemain, kita memang belum bisa meniru tim-tim eropa yang bisa terbuka mengenai nilai kontrak pemain. Kita belum waktunya seperti itu karena dikhawatirkan ada kesenjangan di setiap pemain," kata Umuh.
Tapi dari beberapa sumber disebutkan bahwa nilai kontrak tertinggi yaitu Cristian Gonzalez yang mencapai Rp 1,1 miliar, Cristian Rene Rp 500 juta untuk setengah musim, Hilton Moreira Rp 850 juta, pemain berlabel timnas antara Rp 650 juta - Rp 850 juta, pemain musim lalu yang dipertahankan Rp 300 juta - 500 juta, pemain lokal rekrutan baru sekitar Rp 300 juta - Rp 400 juta dan pemain U-21 sekitar Rp 200 jutaan.
"Saya berterima kasih kepada pemain yang masih mau bergabung dengan Persib meskipun nilai kontraknya tidak jauh berbeda dengan musim lalu, bahkan ada juga yang lebih kecil sedikit dari musim sebelumnya," katanya.
0 comments:
Post a Comment