BANDUNG, (PRLM).- Kelompok 78 dan KN sebetulnya harus saling sepakat dan menghormati sebelum melaksanakan Kongres PSSI 2011 yang ditutup setengah jalan karena ricuh. Hal itu dikatakan asisten pelatih Persib Bandung, Robby Darwis Senin di Bandung.
Robby menambahkan, ia kini hanya mengharapkan Indonesia tidak mendapatkan sanksi berat dari FIFA. “Saya tidak tahu pertimbangan apa yang dipakai FIFA untuk menjatuhkan sanksi, tetapi melihat jalannya kongres, sangat jelas kita tidak siap untuk membangun sepak bola secara bersama-sama.”
Menurut Robby Darwis, ia yakin baik KN yang ditunjuk FIFA maupun kelompok 78 yang mengusung nama George Toisutta dan Arifin Panigoro bermaksud baik mengembangkan sepak bola Indonesia. “Tetapi mengapa cara penyampaian mereka di kongres di depan delegasi FIFA seperti itu?”
Jika sanksi FIFA betul-betul dijatuhkan, kata Robby, persepakbolaan kita akan rugi. “Kasihan pemain-pemain yang sebelumnya akan tampil di kejuaraan-kejuaraan resmi yang masuk kalender FIFA.” (A-26).***
Sumber: PR
By: BP
1 comments:
Si umuh asup K78??? mundur siah syetan ngancurkeun sepakbola indonesia, membunuh generasi bangsa....tololllll siah........
Post a Comment